Rahasia Solskjaer Singkirkan Chelsea dari Piala FA

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, senang bisa unggul atas Chelsea dalam laga lanjutan Piala FA yang berlangsung di Stamfor Bridge. Hasil positif 2-0 itu cukup buat menghantarkan Paul Pogba dkk menuju fase ke-6 kompetisi.

Selepas laga, Solskjaer memaparkan rahasia kesuksesan skuatnya mampu menghajar klub sekelas Chelsea di markasnya sendiri. Dengan cara keseluruhan, dia jua mengatakan senang kepada performa para pemainnya.

“Kami memang main mengesankan di partai kali ini. Strategi yang coba team saya terapkan pada nyatanya sukses yakni mendesak 3 pemain berposisi gelandang kami berlaga lebih melenggang menuju depan. Sedangkan Marcus serta Romelu berlaga agak melebar, ” jelasnya seperti dilansir dari website resmi tim.

Dominasi Manchester United dari sang pemilik stadion memang nampak jelas selama laga. Satu dari sekian banyak indikatornya adalah Chelsea cuma sukses melepas 2 tendangan ke arah gawang. Itu pun berlangsung di 11 menit perdana.

Hasil positif itu jua jadi catatan bagus tersendiri untuk Solskjaer yang mengantongi SEBELAS hasil positif dari 13 laganya kala melatih Manchester United. Raihan itu lebih bagus dari pencapaian Jose Mourinho yang cuma catatkan sepuluh hasil positif dari 24 pertandingan.

“Selain itu, jantung pertahanan kami jua kerja amat keras selama laga. Khususnya di fase ke-2, kami betul-betul mengerahkan semua kualitas. Chris (Smalling) jua main amat mengesankan hari ini, saya paham ia kerja amat keras beberapa bulan akhir-akhir ini, ” tutur pria dari Norwegia itu.

5 Ex Pesepakbola yang Sempat Menghantui MU

Manchester United adalah salahsatu tim sepak bola yang terkenal di dunia. Di samping menghadirkan punggawa, mereka pun amat kerap menjual pesepakbola. Sering kali, pemain-pemain yang telah keluar dari Old Trafford rupa-rupanya mesti berjumpa kembali dengan United menjadi musuh. Mereka juga dapat menghantui United dengann performa istimewa di atas arena pertandingan. Di bawah ini 5 bekas punggawa Manchester United yang main istimewa saat dihadapkan United sebagaimana menurut penulis web ini.

Ben Foster – Di 15 April 2018, West Brom wajib mengunjungi Manchester United. Di dalam laga ini, Foster menciptakan 4 penyelamatan vital mencakup 2 penyelamatan di menit ke-20 guna menggagalkan kesempatan Lukaku serta Alexis Sanchez. Ia kadang-kadang musti meninggalkan sarangnya buat meminimalisir ancaman. West Brom akhirnya sukses mencatatkan surprise sehabis Jay Rodriguez membikin skor kemenangan pada menit ke-73. Hasil ini menjadikan Manchester City merayakan title Premier League.

Danny Welbeck – pada tanggal sembilan Maret 2015, United melawan Arsenal di fase semi-final FA Cup di Old Trafford. Sehabis score sama kuat di paruh pertama-tama, Welbeck mampu membuat goal menuju gawang mantan kesebelasannya pada menit 61 usai mengekspolitasi kekeliruan Antonio Valencia. Diulas situs ini, Welbeck lalu membuat selebrasi di hadapan fans tuan rumah. Ujung tombak Inggris tersebut mengerjakannya kembali di tujuh Mei 2017. dengan United berkonsentrasi di Liga Europa, Arsenal sukses menghancurkan mereka di Emirates pada laga Premier League. Usai Granit Xhaka membuka papan score di menit ke-54, Welbeck menambahkan kemenangan The Gunners 3 menit berselang buat menjadikan United menderita kembali.

Gerard Pique – Di final Liga Champions 2009, Pique memainkan fungsi terpenting di dalam meredam semua striker United. Sumbangsih pertamanya yang sangat vital terwujud 3 menit sehabis partai dimulai. Sehabis Victor Valdez menepis bola dari free kick Ronaldo, Pique menciptakan blok terpenting buat menggagalkan Park Ji-Sung membikin skor dari rebound. pada akhirnya, United cuma membuat 2 shoot tepat sasaran dari 11 percobaan hingga menegaskan jika lini belakang team Spanyol itu begitu tangguh. Catatan website ini, Barcelona menutup laga dengan gol 2-0 serta Pique meraih gelar Liga Champions dengan berturut-turut.

Carlos Tevez – Usai pergi dari Old Trafford pada tahun 2009, Tevez jadi daya pikatnya barisan serang Manchester City. Di Januari 2010, dia menuntun City mendapat come back atas tetangga mereka di dalam partai laga pertama-tama 4 besar Piala Liga. 2 golnya membikin City mengisolasi keunggulan 2-1. pada laga ini, Tevez tak diterima dengann bagus oleh suporter United. Dirinya tetap gak terpengaruh lalu mampu mengkonversi penalti menjelang turun minum. Di menit ke-65, Tevez balik membuat goal guna memjadikan fans tuan rumah bersedih. Ia mencatatkan total 73 skor buat City di dalam 148 permainan. Ini ialah statistik yang lumayan apik usai sebelumnya sekedar membuat 34 goal di dalam 99 performa bagi United.

Cristiano Ronaldo – pada waktu lima Maret 2013, United ditantang Madrid di Old Trafford buat melakoni partai pertemuan ke-2 perempat-final Liga Champions. Di laga pertama-tama dimainkan di Bernabeu, ke 2 kesebelasan berlaga seri 1-1. Kembalinya Ronaldo pastinya disambut gembira oleh pendukungnya tuan rumah. Di dalam laga itu, Ronaldo dijadikan sebagai pesepakbola pertama di area depan Madrid. Dirinya menghempaskan 11 tendangan mengarah menuju ke gawang David De Gea dengan 5 yang tepat sasaran. Catatan ini nyaris 4 kali sedikit banyak dari punggawa Madrid lain. Punggawa Portugal ini di akhirnya membikin skor kemenangan di dalam partai ini serta score 2-1 menjadikan bekas skuatnya tertendang dari kompetisi Liga Champions.