Alasan Spanyol Masih tetap Satu diantara Tim Ngetop di Dunia

Posted on

Spanyol mendominasi panggung internasional sejak tahun 2008 dari memenangkan Euro 2008, Piala Dunia 2010 hingga Euro 2012. Mereka mempunyai salah satu kesebelasan paling baik yang sudah ada dan permainan-permainan tiki taka mereka begitu indah untuk ditonton. Tetapi, usai Carles Puyol, Xavi dan Iker Casillas gantung sepatu, mereka menghadapi fase transisi hingga mereka terlempar dari pada Piala Dunia 2014 serta Euro 2016 di tahap awal. Walaupun demikian, Spanyol masih tetap pantas diasumsikan jadi salah satu kesebelasan paling baik di dunia dan dibawah ini alasannya.

Kiper Kelas Dunia

David de Gea ialah salah satu penjaga gawang cemerlang di dunia dan adalah penerus yang ideal untuk penjaga gawang legendaris, Iker Casillas. De Gea merupakan penjaga gawang yang hebat dan permainannya sangat konsisten. De Gea telah menjuarai 3 trofi Pemain Paling baik di MU dengan cara berturut-turut dan kerap menyelamatkan angka bagi klub. Bersama dengan De Gea, mistar Spanyol rasanya akan aman paling tidak sepanjang 10-12 tahun yang akan datang dan dia patut sebagai penerus Casillas (info selengkapnya).

Pengalaman

Meskipun pesepakbola veteran semacam Xavi, Carles Puyol, Xabi Alonso dan Iker Casillas telah gantung sepatu, Spanyol tetap mempunyai Gerard Pique, Sergio Ramos, Andres Iniesta dan David Silva dari skuad juara Piala Dunia 2010. Keahlian para pesepakbola ini begitu berharga sepanjang fase transisi dan akan bermain di Piala Dunia tahun mendatang. Mereka telah paham seperti apa menjuarai kompetisi yang besar dan kedatangan mereka di ruangan ganti akan begitu vital untuk skuat

Munculnya Pemain Muda

Dengan Marco Asensio, Lucas Vazquez, Alvaro Morata, Hector Bellerin dan Saul Niguez, Spanyol mempunyai bakat besar andaikata digabungkan dengan pesepakbola professional semacam Sergio Ramos, Gerard Pique dan Andres Iniesta. Pemain remaja ini mendapat banyak sekali peluang berlaga di tim utama bersama dengan klubnya masing-masing hingga dapat sebagai nilai plus didalam strata internasional. Gabungan pemain muda dan pemain professional begitu bernilai pada turnamen besar dan tim Spanyol begitu banyak.

Kedalaman di Garis Tengah

Garis tengah Spanyol tidaklah diragukan demikian menurut info disini dan lagi ialah yang paling baik di dunia. Garis tengah mereka mempunyai power dan potensi yang tidaklah ada duannya. Dengan pesepakbola semacam Isco, Thiago, David Silva, Vitolo, Koke, pemain remaja antara lain Marco Asensio, Saul, Lucas Vasquez dan pesepakbola professional misalnya Andres Iniesta, Sergio Busquets, Pedro dan Javi Martinez, mereka memiliki tidak sedikit alternatif. Meskipun pemain semacam Juan Mata, Ander Herrera dan Cesc Fabregas tidaklah masuk skuat Spanyol modern, mereka pun tidak dapat disepelekan.

Identitas

Bekas manajer Spanyol Vincente del Bosque memutuskan berlaga tidak ada penyerang untuk masa dominasi Spanyol, kebalikannya ia malahan memasukkan Pedro atau Cesc Fabregas pada posisi false nine yang cukup sukses dari pendekatan tiki taka melalui para pesepakbola. Didalam pertarungan terakhirnya menghadapi Italia, manajer Julen Lopetegui memasukkan David Silva pada posisi false nine bersama Isco yang menjadi pendikte permainan-permainan dari garis tengah. Yang muncul berikutnya ialah Spanyol bermain cukup mendominasi hingga tidak dapat diimbangi bagi pesepakbola Italia. Lopetegui memiliki cetak biru untuk menempatkan tim dan dari bakat yang dia punyai, Spanyol dapat mengawali masa kekuatan yang lainnya didalam sepak bola mancanegara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.